Press Release: 17 Desember 2016

Unsyiah Bentuk Tim Penyusun Masukan Rencana Pemulihan Pasca Gempa Pidie Jaya

Guna mendukung proses pemulihan pascabencana yang mencakup seluruh aspek kehidupan,  Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) membentuk tim khusus untuk menyusun masukan rencana pemulihan (recovery plan) pasca gempa Pidie Jaya. Pembentukan ini dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Rektor Unsyiah Nomor 2486 Tahun 2016 tentang Penunjukan Satuan Tugas Pemulihan Pasca Gempa Pidie Jaya, tertanggal 16 Desember 2016. Pembentukan tim ini merupakan kelanjutan dari aksi cepat yang telah dilaksanakan secara terintegrasi oleh segenap sivitas akademika Unsyiah selama hampir dua minggu sejak gempa Pidie Jaya 7 Desember lalu.

Tugas dan fungsi utama tim ini adalah untuk menyusun konsep rencana pemulihan pascagempa sebagai masukan bagi pemerintah. Selain itu, tim ini juga akan menjalin kerjasama dengan berbagai universitas/lembaga dalam dan luar negeri, menjembatani pemerintah daerah dengan pihak-pihak terkait, serta menggalang dana untuk keperluan pemulihan pascagempa.

Tim ini akan mendorong agar pendekatan pemulihan dilakukan secara terencana dan mengedepankan  prinsip membangun kembali dengan lebih baik dan lebih aman (build back better and safer), sehingga wilayah terdampak dapat dibangun kembali menjadi wilayah yang tangguh bencana (resilient cities). Karena itu, proses pemulihan harus diintegrasikan dengan aspek-aspek pengurangan risiko bencana (disaster risk reduction). Hal ini sejalan dengan kerangka kerja global Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) 2015-2030, yang dicanangkan Maret 2015 lalu di Konferensi Dunia dalam Pengurangan Risiko Bencana di Sendai, Jepang. Intinya, proses pemulihan tidak boleh terfokus pada aspek fisik semata, namun harus mencakup pemulihan kehidupan secara menyeluruh (life recovery).

Selain itu, tim juga merekomendasikan agar pihak manapun yang ditunjuk menjadi pelaksana kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya, juga mengedepankan pendekatan partisipatoris, sehingga masyarakat terdampak ikut terlibat sejak awal dalam proses pengambilan keputusan untuk pemulihan lingkungan kehidupan mereka.

Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng, mengharapkan tim ini dapat bekerja cepat dan menghasilkan konsep yang bermanfaat dan implementatif. “Sebagai universitas yang kekhususannya di bidang kebencanaan, Unsyiah akan mengambil peran dalam membantu pemerintah dan masyarakat yang terdampak bencana. Dengan sumber daya yang ada, kami akan bekerja sekuat tenaga untuk mendukung upaya pemulihan berbasis pengurangan risiko bencana. Kita wajib berikhtiar agar dampak dan kerugian akibat bencana dapat ditekan bila di kemudian hari gempa kembali terjadi,” pungkas Rektor selaku Penanggung Jawab Tim.

Tim Unsyiah untuk pemulihan pasca gempa ini diketuai oleh Dr. Khairul Munadi, yang juga Ketua Tsunami and Disater Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah, dan terdiri dari sembilan gugus kerja, yaitu: pemukiman, sarana dan prasarana umum; pendanaan dan hubungan kelembagaan; desain dan perencanaan wilayah; ekonomi, pertanian, dan dunia usaha; pendidikan; agama, hukum, dan sosial budaya; kesehatan dan psikosial, data dan teknologi informasi; dan manajemen pengetahuan. Beberapa staf yang pernah terlibat dalam Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias didapuk sebagai anggota tim pengarah, yang diketuai langsung Wakil Rektor 4 Unsyiah, Dr. Nazamuddin.

Sejak hari pertama pasca gempa, segenap unsur civitas akademika Unsyiah telah turun ke lapangan untuk melakukan aksi cepat melalui berbagai kegiatan, seperti kaji cepat dampak gempa dan karakteristik seismik, survei penilaian kerusakan bangunan dan infrastruktur, pendampingan psikososial, serta pemulihan trauma. Melalui posko terintegrasi di lokasi gempa, tim Unsyiah juga turut mendistribusikan bantuan kepada para korban yang diterima dari pihak internal dan eksternal Unsyiah. Selain itu, masa pascabencana ini juga akan dimanfaatkan Unsyiah untuk pelaksanaan beberapa kegiatan akademik, seperti kuliah lapangan dan kegiatan KKN tematik.

Kontak:

Humas Universitas Syiah Kuala

Husni Friady: +62 813 60205389