Gempa Pidie Jaya, Universitas Syiah Kuala Terjunkan Tim Dokter

PIDIE JAYA – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menerjunkan tim bantuan untuk penanganan korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Unsyiah juga membuka Posko Terintegrasi Unsyiah Peduli Pidie Jaya serta menerima penyaluran bantuan dalam bentuk dana, Darussalam, Banda Aceh. Koordinator tim, Nazamuddin mengatakan, masyarakat dapat menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Pidie Jaya (Pijay) melalui Unsyiah.

Bantuan tersebut dapat disalurkan melalui bank BRI atas nama “Peduli Gempa Unsyiah Pidie Jaya” dengan nomor rekening 131201002064503. Sedangkan bantuan dalam bentuk barang dapat diserahkan langsung ke Posko Unsyiah di Mereudu, tepatnya di depan Kantor Bupati Pijay.

“Tim Unsyiah sudah menuju ke Pijay. Mereka terdiri atas tim medis, pakar kebencanaan, dan tim lainnya. Rencananya Unsyiah juga akan berusaha melakukan rehab dan rekon setelah keadaan darurat selesai,” sebut Wakil Rektor IV Unsyiah tersebut dalam rilis yang diterima Okezone, Rabu (7/12/2016).

Proses bantuan tersebut turut melibatkan mahasiswa Unsyiah. Sedangkan hasil penggalangan dana nantinya akan dialokasikan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi Pidie Jaya setelah masa tanggap darurat. Tim Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah juga sudah berada di Pijay untuk menangani masa tanggap darurat.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unsyiah dr. Maimun Syukri mengatakan, tim medis dari Unsyiah bergabung dengan tim medis dari Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Wilayah Aceh untuk penanganan korban gempa.

“Dari RSUZA ada 4 ambulans yang berangkat. Tenaga medisnya, antara lain terdiri dari 25 tenaga medis RSUZA ditambah dengan 10 orang tenaga medis dari PAPDI Aceh,” sebutnya.

Dosen FK Unsyiah, dr. Mohammad Andalas mengatakan, tim medis Unsyiah yang berada di Pijay akan menangani tindakan darurat dan juga menyeleksi pasien untuk dirujuk ke RSUZA. Tim medis RSUZA berposko di RSUD Sigli. Tim medis lainnya bertugas di lokasi kejadian. Selain spesialis penyakit dalam, tim medis antara lain terdiri atas spesialis bedah, spesialis bius, dan perawat bedah. “Selain itu, RS Prince Nayef Unsyiah juga siap menerima rujukan korban gempa Pijay,” pungkasnya.

Sumber: http://news.okezone.com/read/2016/12/07/340/1561210/gempa-aceh-universitas-syiah-kuala-terjunkan-tim-dokter